26 Apr
***
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal. (QS. Al Ankabut : 57 – 58).”
Sesungguhnya kematian adalah benar. Kematian adalah pintu gerbang menuju Tuhan yang pasti kita lalui. Pasti kita semua lalui. Tidak peduli tua ataupun muda, sakit maupun sehat, anak – anak atau dewasa, di kota atau di desa, di tanah lapang ataupun didalam benteng yang kokoh, ketika ‘kematian’ itu datang menjemput… maka tidak ada sesuatu apapun yang mampu menghalanginya, tidak pula ia bisa dimajukan ataupun dimundurkan waktunya barang satu menitpun…
***
Kekasihku, hari ini… hari ke – 7 hari sejak engkau pergi meninggalkan kami semua, meninggalkan aku disini, pergi ke tempat yang begitu jauh. Tempat yang saat ini belum bisa aku ikuti…
Kekasihku sayang, hari ini… telah 7 hari pula saat aku menumpahkan air mata melepas mu pergi. Dan aku masih saja meneteskan air mata ketika teringat tentang dirimu.
Kekasihku lihatlah… seberapa banyakpun waktu berlalu, ataupun berapa banyak lagi sisa waktu yang akan aku lalui, aku tetap mencintaimu. Cinta ini masih utuh untukmu, kekasih.
Selamat jalan kekasihku sayang, selamat jalan kekasihku tercinta… Istirahatlah disana dengan penuh ketenangan dan kedamaian…
Seiring do’a yang terus aku panjatkan kehadirat-Nya, Insya Allah, Allah Ta’ala yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan meninggikan derajat mu, mengasihimu, menyayangimu dan menganugerahkan tempat yang lapang disisi-Nya, untukmu kekasihku…
Sesungguhnya Tuhan adalah Maha Berkehendak lagi Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita, manusia, tidak ketahui. Allah Ta’ala tidaklah menakdirkan kita untuk bisa bersama di atas dunia ini kekasihku sayang. Tapi Insya Allah… semoga Allah Ta’ala ridha atas cinta kita dan memberikan kita kesempatan untuk bisa bersama, nanti dihari kemudian…. yang lebih kekal dan abadi…
Kekasihku sayang… istirahatlah disana dengan tenang dan damai….
Janganlah engkau mencemaskan aku, yang masih hidup, yang masih bernafas, yang masih berdiri diatas dunia yang fana ini kekasih. Janganlah air mata yang aku teteskan ini menjadi beban untuk perjalananmu. Aku telah mengikhlaskan kepergianmu, kekasihku sayang… Insya Allah Saya ikhlas atas Qada’ dan Qadar-Nya.
Kekasihku… demi dirimu yang telah pergi ke sisi-Nya, demi cinta kita, percayalah… Aku tidak akan pernah menyia – nyiakan hidup yang masih DIA percayakan pada jasad ini. Percayalah… selepas aku menggenapkan rasa dukaku untuk kepergianmu, saya akan meneruskan kehidupan ku ini sayang.
Kekasih ku sayang… Orang – orang mungkin tidak akan pernah mencatat kisah cinta kita. Mungkin memang tidak terlalu berharga untuk dicatat. Bahkan, beberapa tahun lagi kedepan, orang – orang juga mungkin akan segera melupakan bahwa kita, engkau, aku… pernah ada. Tapi, paling tidak mereka akan mengingat, mereka akan mempercayai, orang – orang akan terus meyakini, bahwa cinta sejati itu masih ada…
Percayalah, suatu hari nanti, aku juga pasti akan menyusulmu sayang, menyusulmu ketempat dimana engkau berada saat ini.
Tetapi, sebelum hari itu tiba… aku berjanji pada mu, akan menjalani sisa kehidupan ini dengan sebaik – baiknya kekasih… Aku akan menjalankan beberapa episode lagi dalam kisah hidupku… Tapi yakinlah, cinta untuk dirimu, akan selalu utuh dan terus bersemayam didalam diriku…
Selamat jalan kekasih, selamat jalan….

Do’a ku Insya Allah selalu atas mu, kekasihku… juga Alm. Mas Desna Erwin Putra Wijaya dan ibunda Sri Setianingsih bt. Sutarman
Yang begitu mencintaimu…
Syahrizal bin Achmad Badri bin Sayuni bin Muhammad
****************************************************
PS : Special Thanks to:
32 Responses for "Selamat Jalan Kekasih…"
To All of my beloved friend, brothers and sisters…
Mohon maaf jika sekiranya saya belum bisa berkunjung balik ke Blog sahabat semua saat ini, lantaran saya masih ingin menggenapkan masa duka ini paling tidak hingga bulan April ini berakhir.
Demikian, mohon kiranya dimaklumi
Salam hormat, Rizal
Assalamu’alaikum wr.wb., Bang…
Met pagi…
Semoga ALLAH mengijabah do’a-do’a abang dan juga kita semua.
Kematian adalah bagian dari episode hidup yang harus setiap manusia lalui. Semoga kita dapat menagmbil ibrah-nya..amin yaa ALLAH.
Be strong Bang Rizal..
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Turut Berduka Sensei….
Harus bangkit Sensei
take your time, bro…
take as much as you need…
duka itu nggak akan segera pergi, saya tahu…
tapi dengan semangat hidup mu yang dahsyat itu,
kesedihan bisa kamu jadikan amunisi untuk terus menjalani hidup…
aQ g tahu harus berkata apa, tp sejak awal membuka blog mabk sie, aQ tahu ada yg berbeda dr koment lain, koment abang menunjukkan sesuatu, dan aQ langsung tahu, mbak Sie & bang Rizal ‘lebih’. Mungkin abang g percaya ataupun juga nggak nganggep apa2 atau bahkan nganggep aQ sok teu, tp entah knp, pertama kali tahu merasa, ada ‘sesuatu’ antara abang n mbak sie, aQ bahagia banget..aQ jg bingung kok aQ yg seneng y? :mrgeen: bahkan aQ sllu mengamati n berdoa yg terbaik buat abang & mbak..
dan bgtu tau mbak Sie, g tahu knp rasanya sprt sgt kehilangan pdhl aQ g bgtu dkt bahkan mungkin bukan siapa2, aQ jg langsung teringat sm abang. aQ jg pernah ditinggal kekasihQ untuk selamanya. Yg terbaik dan yg terkasih, aQ berdoa untuk abang dan mbak Sie, masing2 bs bahagia di kehidupannya sendiri. aQ pun yakin Allah selalu punya rencana yg terbaik untuk Mbak Sie dan abang… amin…
don’t give up!
Because you are loved.
Bang…duka cita terdalam..
Insya Allah doa akan selalu terpanjat utk kekasih tercinta abang…Semoga Allah memuliakan kuburnya dan semoga abang dan Almarhumah dikumpulkan kembali di Jannah Allah kelak… aamiin
aku kagum dg kebesaran hati abang..Semoga Allah memberi kekuatan utk terus go on ya bang…dgn membawa cinta sie…ya bang?
take care bang..aku tgg kunjungan abang lg ke blog aku..and make my day!!!
emmmmmmmmmmmm
turut berduka
semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya
Berani menerima kehidupan juga harus berani menerima kematian..
Percuma larut dalam kesedihan..
Lebih baik banyak2 berdoa..
Dunia masih berputar, langkahkan kakimu meski langkah itu tidak sama lagi..
TerSENYUMlah..
innalillahi wa inna ilaihi rooji’un..
doa kita selalu mengiringinya. .
al-fatihah,,
titip doa selalu untuk sahabat blue
salam hangat dalam dimensi persahabatannya blue
ass…
banyak berdo’a mas…
aq salut bgt.
mbak sassie pst tersenyum di sana melihat mas..
wass….
semoga doa2 mas dikabulkan sama Allah
Rizal sayaang….
Mbak ikut berduka sedalam-dalamnya atas kehilangan sassiie. Saya baru saja kenal Rizal tapi saya yakin kamu orang kuat yang dipilih Allah SWT untuk ujian yang juga tidak sembarangan. Anda orang terpilih dengan soal ujian pilihan juga.
Semoga beliau mendapat tempat terbaik di alam sana. Senangkan hatinya dengan kesuksesan rizal. Yakinkan dia bahwa kamu baik-baik saja. Beri dia kebahagiaan yang sama seperti ketika dia ada.
Be strong honey…
malam bang.
gimana cabar?
selalu menyenangkan harimu ya blue harapkan
kita masih akan selalu mendoakan dia..
salam hangat dalam dimensinya blue
pagi sahabatku…………………..
mampir dong.kan u bisa masuk sesuka u koq di tempat aku.
salam hangat dalam dimensinya blue
yang tabah ya mas..
kami semua sahabat blogger pasti menghibur mas..
pagi bang..
blue datang lagi
salam hangat selalu
main ke gardunya blue nanti malam ya heheh………….
selamat sore
salam hangat selalu
Sahabatku Rizal,
Kami sekeluarga, merasakan kehilangan yang dalam..
Ada proses dan kedekatan serta kasih sayang tulus yg tak semua orang bisa menyelami, bahkan mungkin mengerti.
Ada usaha dan upaya untuk sebaik mungkin berusaha, walaupun kita tau ini sama sekali bukan sesuatu yang mudah.
Ada titik dimana akhirnya keikhlasan Sie dn juga kita semua diuji.
Semua itu akan menjadi berarti atau tidak justru terlihat apakah nantinya setelah semua ini berlalu kita semua akan menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih pantang menyerah, lebih sabar, lebih care pada orang (lain)..?
Karena itulah hal2 tak ternilai yang ditunjukkan dan ditinggalkannya untuk kita.
Aku berusaha mengalirkan luka dengan derasnya waktu.. karena percaya dia juga harapkan itu dan ingin melihat kita semua bisa segera kembali berjalan cepat dengan kepala tegak, mengisi kehidupan yang dititipkanNYA pada kita sebaik mungkin.
Cukuplah kita mengingat sejarah dan mengambil pelajaran dari perjalanan kita dibelakang. Mari kita melihat dan melangkah kedepan.. memberi arti positif bagi kehidupan.
Jangan terlalu berlebihan dalam mencintai seseorang karena Allah pencemburu. Allah yang pertama,nabi Muhammad yang kedua,yang ketiga up to you laaaaah,jangan sampai kita men-Tuhankan manusia. semua ada pada takarannya. Patah tumbuh hilang berganti.
tetap Sabar, Ikhlas dan Bersyukur ya..
yang sabar ya, Tuhan brarti sayang dengan kekasih mu
Assalammualaikum mas…
akhirnyaaaaaaaaa bisa juga saya meninggalkan jejak di blog mas ini, maaf baru bisa berkunjung..
Duh mas membaca curahan hati mas ini saya jadi speechless gak tau harus bilang apa..
sejujurnya sampai saat ini saya sendiri juga masih selalu teringat almarhumah, kenangan dengannya gak akan mungkin hilang begitu saja, dia akan selalu hidup dalam hati dan fikiran kita kan mas..dan kita akan melanjutkan semangat hidupnya yang tinggi itu sampai tiba saatnya kitapun akan menyusulnya di Surga…Amiin
Saya mengucapkan terima kasih untuk mas Rizal atas cinta yang begitu besar untuknya..
Semoga Allah mengabulkan setiap doa dan harapan dari hati yang tulus…Amiiiin
Udah jangan sedih yaaa ntar si macho ini ikutan mewek hahahaha
Sukses untuk mas Rizal
Salam Super
- Adit -
wah om..
ternyata pacar nya sassie ya..
turut berduka ya..
sayah nangis Loh om *bener* waktu tau kabar nya (teLat seminggu kemudian baru tau)
(sayah juga punya temen yang kanker)
sayah pun merasa kehiLangan waLau pun mungkin sassie tak pernah mengenaL sayah..
hayo om harus kuat.
dan pastikan saja cinta itu tak akan pernah pudar.
saLam kenaL.
ah iya.. pin peduLi nya sayah minta ya..
mari berbagi kasihsayang kepada semua orang.
Dan dengan begitu, kita lebih termotivasi untuk berbuat yang terbaik… untuk mereka yang kita sayangi
Bang Rizal..
aku sedih.. sumpahh..!!! aku sedih bacanya bang..
walaupun baru akhir2 ini kenal sassie, tapi kyknya berasa udah kenal lama.. dan jujur.. aku juga kehilangan..
tetep semangat ya bang.. jalan di depan masih panjang..
sassie udah bahagia diatas sana dan dia pasti akan selalu tersenyum melihat kita..
Duhhh Zal…keknya kurang pantes deh aku dapet ucapan seperti itu…aku gak banyak membantu apa-apa… cuman berbagi simpati saja…. aku rasa temen sie yang lain sangat banyak yang bisa seperti itu…. But eniwey terima kasih atas ucapan Rizal….
Tetep berjalan dengan tegak ya di bumi Allah ini…..
NB : Umm… kok saya sms nya ke Sie nomornya malah AS atau M3 gitu mbak, nomor simpati nya mana yaaa….
Kl saya iya mbak.. Pake nya Simpati
dan juga Flexi tentu nya… he he…. *Becanda becanda*
asslmkum
setelah membaca artikel saudara diatas, saya harap semua pembaca dapat mengambil hikmah diantaranya :
1. ketika anda menyayangi seseorang jangan terlalu mengkultuskannya, karena yakinlah semuanya akan berakhir, jdi harap membentengi mental kapanpun hal yang serupa akan terjadi
2. kesetiaan yang mendalam antara kedua belah pihak
3. ——
slamat jalan menuju kebahagian
Leave a reply