17 Aug
Gridiron Gang mungkin salah satu film terbaik yang pernah saya tonton. Film penuh inspirasi yang diangkat dari kisah nyata dan diperankan dengan apik oleh Dwayne “The Rock” Johnson ini mampu membuka mata kita semua, bahwa setiap orang, selama dia memiliki KEYAKINAN yang kokoh, pasti bisa membuat perbedaan. We can make a difference.
Gridiron adalah nama sebuah detention camp, semacam lembaga pemasyarakatan, bagi para remaja yang berkelakuan sangat buruk di masyarakat atau remaja pelaku criminal. Di Camp ini, para remaja yang memiliki latar belakang kelam, entah sebagai pengedar narkotika, perampok, atau bahkan pembunuh, dididik agar memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab serta kelakuan lebih baik sebelum dikembalikan ke masyarakat. Sayangnya… angka keberhasilan camp ini sangat kecil. Rata – rata 75 % dari mereka yang kemudian dikembalikan ke masyarakat, berakhir di penjara.
Adalah Sean Porter yang kemudian memiliki sebuah inisiatif berbeda dalam memberikan pola ‘pendidikan’ bagi remaja bermasalah ini. Sebuah cara baru, warna baru, sebuah metode baru, yang mungkin tidak pernah diterapkan di lembaga pemasyarakatan manapun di dunia ini. Sebuah pola pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab melalui sebuah Team Football (American Football).
Remaja yang melakukan tindak criminal, cenderung dipandang sebagai pribadi yang amat buruk di masyarakat. Termasuk umumnya kita. Bagi kita, orang – orang ini jelas sangat berbahaya, mereka adalah pecundang, mereka adalah orang – orang yang tidak memiliki hati nurani dan harga diri. Mereka adalah orang – orang yang tidak memiliki masa depan.
Tapi tidak dimata Sean Porter. Bagi Sean, mereka hanyalah orang – orang yang sedang tersesat. Mereka sedang kehilangan arah. Mereka sedang kehilangan harga dirinya. Dan Sean Porter YAKIN bahwa mereka adalah orang – orang yang sangat bernilai, yang memiliki potensi besar, dan masih memiliki masa depan yang cerah, jika bisa di bimbing dengan tepat. Kita hanya perlu ‘dengan tepat’ menunjukkan jalannya kepada mereka.
Melalui sebuah team yang bernama MUSTANG, remaja – remaja ini didik kedisiplinan, diberi tanggung jawab, ditanamkan rasa saling percaya, saling menghormati antara sesama rekan, dan diajari bagaimana bekerja sama dalam satu kesatuan Team. Mereka diajari bagaimana cara menjadi seorang PEMENANG. Dan yang terpenting, mereka diberi KEYAKINAN bahwa mereka sesungguhnya memiliki potensi yang amat besar dalam diri mereka.
4 Minggu mereka bekerja keras, sungguh – sungguh keras, dan juga dengan upaya pantang menyerah Porter dan rekannya, Malcolm Moore (diperankan oleh Xzibit), akhirnya MUSTANG bisa mengikuti Qualifikasi menuju kejuaraan Nasional. Sebuah kompetisi yang diikuti oleh team – team yang sangat kompetitif. Sebuah kompetisi yang menguji pikiran, spirit, serta daya tahan.
Dan secara luar biasa, MUSTANG mampu lolos dari babak Qualifikasi dan bermain di Kejuaraan Nasional. Meskipun akhirnya mereka kalah, tapi bagi Sean Porter mereka sesungguhnya adalah PEMENANG.
Mereka, para remaja bermasalah itu, benar – benar berubah. Mereka menjelma menjadi orang – orang yang memiliki tanggung jawab tinggi, good character, strength through resiliency, and genuine respect for one another as Sean Porter teaches them.
Gridiron pun mencatat sejarah. Angka keberhasilan lembaga ini berbalik cukup signifikan. Rata – rata 80 – 90 % mereka yang kemudian dikembalikan ke masyarakat, menjalankan hidupnya dengan lebih baik dan lebih terhormat.
Sahabat, terkadang kita memang begitu cepat menjustifikasi seseorang itu jahat ~khususnya remaja~ ketika mereka melakukan beberapa kesalahan yang mungkin saja cukup fatal. Tapi kita juga harus meyakini, mereka mungkin hanya tersesat saja saat ini. Mereka mungkin sedang tidak mengetahui jalan yang harus mereka pilih. Mereka mungkin saja pecundang saat ini. Akan tetapi, dengan cara yang tepat, didikan yang tepat… mereka bisa berubah, dan bisa mengembangkan potensi diri mereka tersembunyi.
Yakinlah… kita semua memiliki kemampuan untuk membuat perubahan, untuk membuat perbedaan. Kita mungkin tidak bisa menjadi seorang Sean Porter, tapi dalam bentuk yang lain, KEPEDULIAN kita terhadap sesama bisa membuat perbedaan.
PS : Info tentang film ini bisa dilihat disini.
12 Responses for "We Can Make A Difference"
selamat malam om
sekali sekali yang pertamax di rumah om Rizal ach hehehe……
what! filmnya kenapa belum sempat blue tonton yah padahal sering nonton ( atau jangan jangan blue sukanya film yang aneh hehehhehee…..)
nanti blue cari dvdnya dech yah om baru bisa comand sesuai dengan postionganya om.
salam hangat slelau
sukses selalu buat om blue tersayang…hahahah
what!
kedua blue mau bilang…………..senang banget ternyata om fans beratnya MU………sama dong
salam hangat selalu
ketiga.
blue sudah baca about om rizal………
sudilah kirannya om menempatkan blue menjadi sahabat yang terkadang suka ganggu saat om lagi berkendaraan lewat telpon telpon blue…..heheheh
salam hangat selalu
*walapun Kekenyangan..tetep komen*
Saya sudah nonton ni Film Sensei, diputar berulang ulang di HBO ( kalo dak salah )..
Ceritanya bagus dan menyentuh namun sayang, di narasinya… setelah mereka keluar dari Penjara Remaja, ada beberapa anggota mUstang yang kembali ke Jalanmereka sebelumnya, bahkan ada yg tewas tertembak..tapi willy akhirnya dapet beasiswa ya sensei?
@blue
ada apa blue?
Perkenalan apa Sensei?
What ever la dak dimasukin atau dimasukin, yang penting kita tetap Sahabat…. 4rever…
humm… iya ya om…
kita tu kadang doyan banget melabeli orang, entah dengan sebutan apapun…
met sore
met puasa ya om rizal yang gantengnya ngalahin blue……..hehehe
salam 2 musim
blue lagi dech……………….heheh
salam hangat selalu
semangat ya
selamat malam om
semoga bisa sampai selesai yah puasanya
salam hangat selalu
Assalamu’alaikum,
Saya belum melihat flim tersebut, tapi sepertinya bagus.Terima kasih Mas, InsyaAllah buku saya ada di toko buku Gramedia. Ohya, mohon doanya ya, buku ke tiga saya judulnya : CUKUPLAH ALLAH dengan kata pengantar dari Ust. Jefri Al Bukhori, sekarang ini sedang dalam proses cetak, diterbitkan oleh Penerbit Zikrul Hakim.
(Dewi Yana)
Assalamu’alaikum,
Amin Ya Robbal Alamin, terima kasih atas doanya ya… (Dewi Yana)
Nie film memang dah menjadi film motivasi gw. Diambil dari kisah nyata, dan memang benar2 terjadi. Gw dah nonton 5 kali bro. Tiap kali abis nonton, pasti gw semangat utk mandi ! dan gosok gigi
Kalau saya emang seneng sama “the Rock”, aktingnya bagus, cool dan tehnik beladirinya mangtab punya….
Leave a reply